Jakarta Barat – Baitulmaal Munzalan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam program pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Pelatihan Pijat Reflexology Sertifikasi BNSP yang dilaksanakan pada tanggal 18–20 Mei 2026 di Munzalan Academy Center.
Kegiatan ini secara khusus diikuti oleh para mustahik binaan Baitulmaam Munzalan Indonesia sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, peserta dibekali keterampilan profesional di bidang pijat reflexology yang diharapkan dapat menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan berkelanjutan.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung yang meliputi teknik dasar pijat reflexology, pemahaman titik refleksi tubuh, pelayanan terapi yang aman dan profesional, hingga persiapan menghadapi uji kompetensi Sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Program ini berkolaborasi dengan LSP LKP Sehat Holistik yang memiliki instruktur berpengalaman di bidang terapi kesehatan dan reflexology, sehingga peserta dapat memperoleh pembelajaran yang aplikatif dan sesuai standar kompetensi nasional. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri serta semangat kemandirian para peserta dalam menghadapi dunia kerja dan usaha.

Perwakilan Baitulmaal Munzalan Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata lembaga dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pemberdayaan produktif.
“Harapannya, para mustahik binaan tidak hanya menerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” ungkap Irfan Herdiansyah selaku Kepala Bagian Research and Development.
Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti sesi praktik dan diskusi, serta menunjukkan semangat untuk mengembangkan kemampuan baru yang bernilai manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Para peserta mendapat pesan dari Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Mubarokan Indonesia saat menghadiri Kajian Subuh Menggapai Keberkahan di Surau Duta Munzalan Jakarta, beliau berpesan “agar menjadikan profesi sebagai terapis ini sebagai sarana dakwah kepada para pasien nya dan mewajibkan para terapis untuk tidak berhenti pada satu keahlian saja namun mengembangkan keahlian yang lain serta harus menjadi terapis yang berani yaitu bersih rapi dan wangi”
Dengan adanya pelatihan ini, Baitulmaal Munzalan Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang dapat diberdayakan melalui program pelatihan keterampilan berbasis sertifikasi kompetensi melalui Munzalan Academy Center, sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.





