Masjid Munzalan Mubarakan Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Nur Heryati di Tegalluar, Bandung

Bandung, 2026 – Masjid Munzalan Mubarakan kembali melanjutkan ikhtiar membangun masjid cabang di berbagai daerah. Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama Masjid Nur Heryati yang akan menjadi cabang Munzalan di kawasan Tegalluar, Bandung.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), para tokoh agama, tokoh masyarakat, Pasukan Amal Sholeh (Paskas), serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mengiringi dimulainya pembangunan yang diharapkan menjadi pusat kebaikan bagi masyarakat sekitar.

Momentum peletakan batu pertama ini semakin istimewa dengan kehadiran Mobil Makan-Makan, sebuah terobosan sosial dari Aliansi Masjid Makan-Makan. Program ini menyediakan hidangan makanan pokok berupa nasi, sayur mayur, dan lauk pauk yang diperuntukkan bagi jamaah shalat berjamaah, masyarakat sekitar, musafir, serta siapa saja yang membutuhkan.

Kehadiran Mobil Makan-Makan menjadi simbol nyata bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kepedulian sosial yang menghadirkan keberkahan bagi lingkungan sekitarnya. Nilai kebermanfaatan dan pelayanan kepada umat menjadi ruh utama dalam setiap pengembangan cabang Masjid Munzalan.

Pembangunan Masjid Nur Heryati diharapkan dapat segera rampung dan berdiri kokoh sebagai pusat aktivitas keislaman dan kemasyarakatan. Selain menjadi tempat pelaksanaan shalat berjamaah, masjid ini dirancang sebagai ruang tumbuhnya pengajian, pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, hingga berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

Masjid ini juga dibangun dengan semangat menjadi Masjid Ramah Orang Muda, Ramah Musafir, Ramah Anak-anak, Ramah Tamu, dan Ramah Masyarakat Sekitar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui pembangunan Masjid Nur Heryati, Masjid Munzalan Mubarakan kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan masjid sebagai pusat peradaban—tempat ibadah yang menghidupkan nilai spiritual sekaligus menguatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?