Puasa Senin-Kamis: Tips Agar Konsisten dan Tidak Mudah Batal Niat

Puasa senin kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan ketakwaan. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

Artinya:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai dan Ibnu Majah)

Dan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya:

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Kedua hadits di atas merupakan anjuran dari Rasulullah ﷺ untuk berpuasa Senin dan Kamis. Lantas bagaimana tips agar konsisten puasa senin-kamis dan tidak mudah mengurungkan niat di pertengahan jalan? Berikut penjelasannya.

1. Luruskan Niat dan Ingat Tujuan Berpuasa 

Kita harus senantiasa meluruskan niat dalam beribadah, jangan sampai puasa hanya dilakukan karena ingin dilihat orang. Tanamkan dalam hati bahwa puasa merupakan bentuk ketaatan kepada Allah ta’ala. Karena dengan niat yang senantiasa lurus, kita memiliki alasan yang lebih kuat untuk bertahan saat lapar dan haus mulai datang.

Rasulullah ﷺ bersabda 

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

Artinya:

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Persiapkan Diri Sebelum Tidur 

Tidur lebih awal, agar bisa bangun lebih awal untuk melaksanakan sahur. Siapkan pula makanan dan minuman yang cukup. Hal ini dilakukan agar tubuh dan pikiran lebih siap menjalankan ibadah selama satu hari ke depan.

3. Alihkan Perhatian dari Rasa Lapar dan Haus

Salah satu cara mengatasinya adalah mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat. Misalnya dengan menyelesaikan tugas rumah atau pekerjaan kantor, membaca Alquran, atau melakukan pekerjaan ringan lainnya.

Hal yang harus dihindari adalah jangan terlalu sering melihat konten makanan jika hal tersebut membuatmu semakin tergoda untuk membatalkan puasa. 

4. Alihkan Perhatian dari Rasa Lapar dan Hau

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa pada hari Senin dan Kamis adalah waktu utama ketika catatan amal dihadapkan kepada Allah. Dan Rasulullah ﷺ pun juga mengatakan bahwa beliau menyukai ketika amalnya diperlihatkan dalam keadaan berpuasa.

Hal ini dapat menjadi motivasi untuk membiasakan puasa Senin Kamis, sebab setiap amalan sunnah yang kita lakukan juga akan bernilai ibadah dan mendapatkan pahala 

In syaa Allah

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?