Selamat Datang Jumadal Awal 1448 H – Mengenal Bulan Kelima dalam Kalender Islam

Jumadal awal adalah bulan kelima dalam tahun Hijriyah. Dalam bahasa arab, Jumada berarti musim gugur, sedangkan jumadi adalah seseorang yang jarang senyum seperti ada permasalahan yang sedang dihadapinya. 

Contoh orang yang disebut jumadi adalah orang yang mengalami penurunan dalam ibadahnya. Di mana sebelumnya dia rajin membaca Al-Qur’an begitu kesibukannya meningkat justru Al-Qur’an nya mulai ditinggalkan, kemudian orang-orang yang memiliki lingkungan atau kebiasaan yang kurang baik juga disebut dengan jumadi.

Namun, musim gugur juga akan menemui akhirnya. Lantas, bagaimana cara mempertahankan ibadah di Jumadal Awal?

1. Memprioritaskan Shalat Wajib Diawal Waktu 

Salat lima waktu merupakan kewajiban utama yang harus dijaga oleh setiap muslim jangan sampai salat justru menjadi aktivitas yang dilakukan ketika ada waktu luang saja.

Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 43

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

Artinya:

“Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Ayat di atas adalah perintah Allah untuk hambaNya agar menjaga shalat.

2. Membaca Alqur’an secara Kontinu Walau Sedikit

“Jangan menunggu waktu luang untuk membaca Al-Qur’an, tapi luangkanlah waktu untuk membaca Al-Qur’an”

Setidaknya kalimat inilah yang menjadi pengingat penulis, agar senantiasa berusaha membaca Al-Qur’an ditengah kesibukan. Karena apabila kita menunggu waktu luang, maka hampir-hampir kita tidak akan menemukannya. Waktu kita akan terbagi dengan kesibukan pekerjaan, waktu dengan teman-teman, hingga waktu untuk diri sendiri.

Maka, “luangkanlah waktu”, tentukan waktu untuk membaca Al-Qur’an. Misalnya, setiap selesai shalat subuh, atau sebelum tidur.

3. Menjaga Niat dan Memperbanyak Doa

Dalam perjalanan memperbaiki diri, ada kalanya kita merasa malas, lelah, atau hilangnya semangat. Pada saat seperti ini, penting untuk mengingat kembali alasan kita beribadah, yaitu untuk mencari ridha dan cinta Allah.

Maka dari itu, luruskan niat sebelum melakukan amal ibadah. Jangan sampai ibadah karena ingin dilihat manusia dan dipuji. Selain itu, mintalah pertolongan pada Allah agar hati tetap teguh dalam ketaatan. Berikut salah satu doanya

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِك

Artinya:

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

4. Memilih Lingkungan yang Mendukung Kebaikan

Cobalah untuk membangun lingkungan pertemanan yang positif, karena lingkungan positif berpengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Misalnya dengan saling mengingatkan dalam kebaikan. Kemudian, selektif dalam memilih konten yang kita tonton

Wallahu’alam bishawab

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?