PONTIANAK – Kunjungan Tuan Guru Ustadz Abdul Somad ke Masjid Munzalan Mubarakan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi jamaah, tetapi juga menjadi momentum dimulainya aksi sedekah HAJAT 2026 (Hadiah Amal Jariyah Akhir Tahun).
Dalam kesempatan tersebut, semangat berbagi turut diwujudkan melalui lelang cincin dan jam tangan milik Ustadz Abdul Somad. Dari kegiatan tersebut, terkumpul sedekah senilai Rp55.000.000 yang menjadi bagian dari ikhtiar awal dalam menggerakkan program HAJAT 2026.
Bagi Baitulmaal Munzalan Indonesia, momen tersebut menjadi lebih dari sekadar kegiatan lelang. Ia menjadi sebuah wasilah untuk mengajak lebih banyak orang mengambil bagian dalam amal jariyah sekaligus mendukung cita-cita besar yang sedang diikhtiarkan bersama.
Memulai HAJAT 2026 dengan Semangat Amal Jariyah
HAJAT 2026 atau Hadiah Amal Jariyah Akhir Tahun merupakan sebuah ikhtiar untuk mengajak masyarakat menutup tahun dengan menghadirkan kebaikan yang manfaatnya diharapkan dapat terus mengalir.
Kunjungan Ustadz Abdul Somad ke Masjid Munzalan Mubarakan menjadi salah satu momentum yang mengawali gerakan tersebut. Antusiasme jamaah dan kepedulian yang hadir melalui lelang menjadi bagian dari langkah awal untuk menghidupkan semangat amal jariyah.
Sedekah sebesar Rp55 juta yang terkumpul dari lelang cincin dan jam tangan tersebut diharapkan menjadi pembuka jalan bagi semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam program HAJAT 2026.

Ikhtiar Membangun Munzalan Tower
Lebih jauh, gerakan HAJAT 2026 diarahkan untuk mendukung cita-cita pembangunan Munzalan Tower yang dirancang dengan konsep Lembaga Pendidikan Berbasis Masjid.
Munzalan Tower diharapkan dapat menjadi pusat kaderisasi umat, sekaligus menjadi ruang yang mempertemukan pendidikan, masjid, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia dalam satu ekosistem kebermanfaatan.
Karena itu, setiap sedekah yang terkumpul dalam program HAJAT 2026 bukan sekadar angka, tetapi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan sebuah tempat yang diharapkan dapat melahirkan dan membina generasi yang memiliki ilmu, kepedulian, serta semangat untuk memberikan manfaat bagi umat.
Dimulainya HAJAT 2026 melalui momentum kunjungan Ustadz Abdul Somad menjadi pengingat bahwa sebuah cita-cita besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama.
Baitulmaal Munzalan Indonesia berharap semangat amal jariyah ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mengambil bagian dalam mewujudkan pembangunan Munzalan Tower.
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, meluaskan keberkahan, dan mengabulkan ikhtiar HAJAT 2026 sehingga Munzalan Tower dapat terwujud sebagai Lembaga Pendidikan Berbasis Masjid dan menjadi pusat kaderisasi umat.




