Apa yang Harus Dilakukan di Pertengahan Ramadhan?

Memasuki pertengahan Ramadhan sering kali menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan hari-hari pertama. Semangat ibadah biasanya begitu tinggi di awal Ramadhan. Shaf masjid yang penuh, tilawah al-qur’an terasa ringan, dan berbagai ibadah lainnya yang dilakukan dengan antusias.

Namun, begitu masuk ke pertengahan Ramadhan. Sebagian orang mulai merasa lelah, yang ditambah dengan rutinitasnya sehari-hari, hingga fokus yang mulai bercabang. Padahal, pertengahan Ramadhan adalah momen yang sangat penting untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri menghadapi sepuluh hari terakhir.

Menurut Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya. Saat pertengahan Ramadhan atau lebih tepatnya disebutkan sepuluh hari kedua di bulan Ramadhan adalah.

1. Standar keberhasilan ibadah-ibadah kita di sepuluh hari pertama

Di pertengahan Ramadhan ini, kita bisa melihat dan mengevaluasi sejauh mana kesungguhan kita dalam beribadah di bulan Ramadhan. 

Apakah kita menjaga shalat dengan baik?

Apakah tilawah Qur’an dilakukan secara rutin tiap hari?

Apakah puasa kita diiringi dengan menjaga lisan, pandangan, dan perilaku?

Apabila di pertengahan Ramadhan ini kita semakin mudah melaksanakan ibadah, maka bisa dikatakan ibadah yang kita lakukan di sepuluh hari pertama adalah suatu keberhasilan. Namun apabila sebaliknya, maka bisa jadi ada yang salah dari puasa kita saat sepuluh hari pertama.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengevaluasi diri. Agar kita mengetahui hal apa saja yang masih perlu kita perbaiki di sisa Ramadhan ini

2. Motivasi untuk meningkatkan ketakwaan dan menjaga konsistensi

Ketakwaan itu tercermin dari sikap yang lebih baik, hati yang lebih lembut, serta perilaku yang lebih terjaga. Sebab itu, menjaga konsistensi ibadah adalah hal yang sangat penting. 

Mulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga shalat di awal waktu, membaca Al-Qur’an setiap hari, memperbanyak dzikir, serta menjaga hati dan lisan dari hal yang tidak baik. Semua itu sudah termasuk dalam usaha untuk meningkatkan ketakwaan.

3. Ampunan Allah bertambah untuk diberikan

Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan. Allah membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang ingin memperbaiki diri. Maka, waktu yang tersisa di pertengahan Ramadhan ini manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Jangan merasa putus asa atas rahmat Allah. Mengharap dengan rendah hati dan memohon kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa yang telah lalu serta menerima amal ibadah yang kita lakukan.

4. Peningkatan peluang untuk terkabulnya doa yang dipanjatkan

Bulan Ramadhan memiliki banyak waktu yang mustajab untuk berdoa. Seperti pada waktu sahur, menjelang berbuka, hingga sepuluh malam terakhir. Dengan berdoa, kita menyampaikan segala harapan, kegelisahan, dan keinginan yang ada di dalam hati. 

Sebab itu, manfaatkanlah pertengahan Ramadhan ini untuk lebih banyak bermunajat kepada Allah. Minta kepada Allah agar diberikan kebaikan dunia dan akhirat. Serta diberikan keistiqamahan untuk beribadah kepada Allah.

Apa yang bisa kita lakukan di sisa Ramadhan ini?

  1. Mengevaluasi diri dan ibadah beberapa hari terakhir selama Ramadhan
  2. Memperbaiki kualitas puasa, tidak hanya makan dan minum tapi juga hati, lisan dan perilaku
  3. Meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an
  4. Menjaga kualitas shalat malam dengan mengharap iman dan pahala
  5. Memperbanyak dzikir dan bermunajat pada Allah

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?