Krisis Air Bersih Pasca Banjir Bandang Aceh, Munzalan Salurkan Lebih dari 33 Ribu Liter Air ke Warga Terdampak

Aceh, Desember 2025 – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya merusak permukiman warga dan memaksa ribuan orang mengungsi, tetapi juga memicu krisis air bersih yang serius. Hampir seluruh sumber air bersih warga tercemar lumpur dan limbah, memaksa sebagian masyarakat terdampak mengonsumsi air kotor demi bertahan hidup.

Bencana hidrometeorologi ini menyisakan endapan lumpur setinggi paha orang dewasa yang menutup permukaan tanah, merusak sumur warga, serta mencemari sumber air bawah tanah dan air permukaan. Akibatnya, kebutuhan paling mendasar seperti air minum, memasak, hingga bersuci untuk ibadah menjadi sulit terpenuhi.

Munzalan Bergerak Tangani Krisis Air Bersih

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Munzalan berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan komunitas kemanusiaan untuk turun langsung ke lokasi terdampak. Fokus utama bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan air bersih melalui penyediaan alat penyaringan air dan distribusi air bersih ke titik-titik pengungsian, dapur umum, serta fasilitas ibadah warga.

Distribusi air bersih dilaksanakan secara berkelanjutan selama hampir dua pekan, terhitung sejak Jumat, 5 Desember hingga Selasa, 16 Desember 2025, menyasar wilayah-wilayah dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan paling tinggi.

Sebaran Lokasi Distribusi Air Bersih

Adapun titik distribusi air bersih meliputi:

5 Desember 2025

  • Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya

6 Desember 2025

  • Posko Dapur Umum Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu
  • Posko Dapur Umum LAZIS Al-Haromain, Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua

7 Desember 2025

  • Posko DT Peduli, Desa Bunot, Kecamatan Meureudu

8 Desember 2025

  • Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu
  • Posko Dapur Umum LAZIS Al-Haromain, Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua

9 Desember 2025

  • Posko Dapur Umum Desa Tijin Daboh, Kecamatan Ulim

10 Desember 2025

  • Posko Dapur Umum Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu
  • Posko Dapur Umum Desa Meunasah Tuha, Dusun Lhoknga, Kecamatan Meureudu

11 Desember 2025

  • Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu

12 Desember 2025

  • Rumah Relawan DT Peduli, Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu

13 Desember 2025

  • Masjid Istiqomah, Desa Ring Blang, Kecamatan Meureudu

14 Desember 2025

  • Meunasah Desa Bunot, Kecamatan Meureudu

15 Desember 2025

  • Meunasah Desa Geulanggang, Kecamatan Ulim
  • Meunasah Desa Masjid Ulim Baroe, Kecamatan Ulim

16 Desember 2025

  • Meunasah Desa Babah Kreung, Kecamatan Bandar Dua
  • Meunasah Desa Aleu Ketapang, Kecamatan Bandar Dua

Salurkan 33.756 Liter Air Bersih ke 17 Titik

Secara keseluruhan, distribusi air bersih telah menjangkau 17 titik lokasi. Setiap titik distribusi beroperasi selama kurang lebih dua jam, dengan kapasitas distribusi rata-rata 48 galon (19 liter) per jam. Dari rangkaian kegiatan tersebut, total air bersih yang berhasil disalurkan mencapai 33.756 liter.

Air bersih ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan minum, memasak, hingga menunjang aktivitas dapur umum dan fasilitas ibadah di lokasi pengungsian.

Krisis Masih Berlangsung, Kolaborasi Terus Dibutuhkan

Munzalan menegaskan bahwa hingga saat ini krisis air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak di berbagai wilayah terdampak banjir di Aceh. Pemulihan sumber air membutuhkan waktu, sementara kebutuhan warga harus tetap dipenuhi setiap hari.

Oleh karena itu, Munzalan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung aksi kemanusiaan ini. Kolaborasi lintas lembaga serta dukungan masyarakat luas sangat dibutuhkan agar distribusi air bersih dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga terdampak bencana.

KAMU BISA BANTU MEREKA DENGAN KLIK KIRIM CINTA UNTUK SUMATERA

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?