Paskas Rescue 479 Kembali Diberangkatkan ke Lokasi Bencana Sumatra, Munzalan Perkuat Aksi Kemanusiaan Berkelanjutan

Jakarta, 23 Desember 2025 – Paskas Rescue 479 di bawah naungan Masjid Kapal Munzalan Indonesia dan berkolaborasi bersama Baitulmaal Munzalan Indonesia terus menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan dengan hadir langsung di lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kehadiran Paskas Rescue 479 di lapangan menjadi bagian dari upaya respon cepat terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang mengakibatkan kerusakan permukiman, terganggunya aktivitas warga, serta meningkatnya kebutuhan logistik dan layanan darurat bagi masyarakat terdampak.

Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi Kemanusiaan

Dalam setiap aksinya, Paskas Rescue 479 mengedepankan prinsip sinergi dan kolaborasi bersama berbagai lembaga, komunitas dakwah, serta elemen kemanusiaan lainnya. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mempercepat penanganan darurat, memastikan distribusi bantuan kebutuhan pokok berjalan tertib dan merata, serta memperluas jangkauan layanan kepada warga yang membutuhkan.

Para relawan juga turut berperan aktif dalam pendampingan warga di pengungsian, membantu pengelolaan posko, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Posko Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Sebelumnya, Masjid Kapal Munzalan Indonesia telah mengutus relawan kemanusiaan gelombang pertama yang tergabung dalam Paskas Rescue 479 ke wilayah terdampak. Tim gelombang pertama terdiri dari Ustaz Abu Hasan, Muhammad Luthfi, dan Taufik Setiadi Hasan (Cam).

Selama bertugas, tim berhasil mendirikan Posko Paskas Rescue 479 di Aceh Tamiang yang difungsikan sebagai pusat koordinasi, layanan kemanusiaan, serta titik distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Relawan Gelombang Kedua Diberangkatkan

Melanjutkan estafet kemanusiaan tersebut, pada Selasa, 23 Desember 2025, Masjid Kapal Munzalan Indonesia kembali memberangkatkan relawan kemanusiaan gelombang kedua yang tergabung dalam Paskas Rescue 479. Tim diberangkatkan dari Jakarta menuju Medan melalui jalur darat, sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai lokasi terdampak bencana di Sumatra.

Relawan yang tergabung dalam gelombang kedua antara lain Ustaz Nasrullah, Ustaz Imron, Fariz Hafizhon, Ucup, dan Ahmad Hasan. Tim ini akan melanjutkan dan memperkuat berbagai program kemanusiaan yang telah berjalan.

RELAWAN: Gelombang Kedua yang berangkat ke Sumatera. (Foto.Istimewa)

Fokus Program Kemanusiaan

Selama bertugas di lapangan, tim Paskas Rescue 479 akan menjalankan sejumlah agenda kemanusiaan, di antaranya:

  • Pendampingan warga terdampak di pengungsian
  • Distribusi bantuan logistik dan kebutuhan pokok
  • Dukungan darurat bagi korban banjir bandang dan longsor
  • Koordinasi lintas lembaga untuk optimalisasi bantuan

Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Masjid Kapal Munzalan Indonesia berkolabari dengan Baitulmaal Munzalan Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung upaya kemanusiaan yang dilakukan Tim Paskas. Dukungan moral dan spiritual diharapkan dapat menjadi penguat bagi para relawan agar senantiasa diberi keselamatan dalam menjalankan amanah, serta menjadi harapan bagi masyarakat terdampak agar segera bangkit dari musibah yang terjadi.

KIRIM CINTA UNTUK SUMATERA KLIK DISINI


Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?