Laporan Penyaluran – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Munzalan Indonesia kembali menunaikan amanah umat dengan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) kepada 349.484 jiwa penerima manfaat sepanjang periode November 2025 di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran ini mencakup beragam program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan mustahik, mulai dari program kepedulian sosial, pendidikan, kemanusiaan, hingga kesehatan, sebagai wujud komitmen lembaga dalam menghadirkan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas.
Rincian Program Penyaluran
Sepanjang November 2025, LAZNAS Baitulmaal Munzalan Indonesia menyalurkan bantuan melalui beberapa program utama, di antaranya:
- Program Kepedulian Sosial, meliputi bantuan kebutuhan mustahik, infaq kemasjidan, fidyah, marbot bahagia, serta mustahik produktif istimewa.
- Program Pendidikan, berupa beasiswa pendidikan serta pendampingan santri yatim dan penghafal Al-Qur’an melalui 4.789 pondok mitra, dengan total distribusi 307.880 kilogram beras.
- Program Kemanusiaan, yang menjangkau wilayah-wilayah prioritas dengan total 68 jiwa penerima manfaat.
- Program Kesehatan, berupa bantuan layanan kesehatan bagi 312 jiwa penerima manfaat.
Seluruh program tersebut tersebar di berbagai daerah, di antaranya Bandung, Bogor, Jakarta, Jember, Manggarai (NTT), dan Labuan Bajo, serta wilayah lainnya yang membutuhkan perhatian khusus.
Kisah Nyata di Balik Penyaluran
Di balik angka-angka tersebut, terdapat kisah perjuangan para mustahik yang menjadi penguat semangat gerakan zakat. Salah satunya adalah Pak Zainal (67 tahun), yang tetap bekerja berjualan nasi kuning demi menghidupi keluarga dan merawat istri yang telah lama sakit. Melalui dukungan zakat dan sedekah para donatur, bantuan dapat tersalurkan untuk meringankan beban hidup keluarga beliau.
Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Direktur Pemberdayaan LAZNAS Baitulmaal Munzalan Indonesia, Muhammad Lutfi, menyampaikan bahwa laporan penyaluran ini merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik.
“Laporan penyaluran ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi dan kerja berjamaah, zakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi umat. Amanah para muzakki, donatur, dan seluruh pihak yang terlibat akan terus kami jaga dengan prinsip transparansi dan profesionalitas,” ujarnya.
LAZNAS Baitulmaal Munzalan Indonesia mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam gerakan kebaikan melalui penunaian zakat, infak, dan sedekah. Dengan kolaborasi yang kuat, kebermanfaatan zakat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima dan memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.





