Bagaimana Islam Memandang Gotong Royong dan Kepedulian Sosial?

Gotong royong memiliki hubungan yang erat dengan konsep ta’awun. Secara bahasa, ta’awun berarti tolong-menolong atau kerjasama antar sesama manusia. Seperti membersihkan lingkungan bersama, hingga mengumpulkan dana untuk bantuan bencana. 

Lantas, bagaimana Islam memandang gotong royong dan kepedulian sosial? Serta bagaimana penjelasannya dalam Al-Qur’an dan hadits? Simak berikut penjelasannya.

Dalil tentang Gotong Royong dan Kepedulian Sosial 
  1. QS. Al-Ma’idah: 2

Allah berfirman dalam QS. Al-Ma’idah: 2, yang berbunyi;

 وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰى ۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Artinya:

“Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.” (QS. Al-Ma’idah: 2)

Imam Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkami Al-Qur’an, mengatakan “al-birr” dalam ayat ini mencakup segala perbuatan baik, entah itu yang bersifat wajib seperti shalat dan zakat, maupun yang sunnah seperti bersedekah dan membantu orang lain. 

  1. Hadits Arba’in ke-36

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: «مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ القِيَامَةِ. وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِماً سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. وَاللهُ في عَوْنِ العَبْدِ مَا كَانَ العَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ.

Artinya:

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah ﷺ, bahwasanya beliau bersabda: “Barangsiapa yang meringankan kesulitan besar seorang muslim di dunia, maka Allah akan meringankan kesulitan besarnya pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan orang yang kesulitan, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memudahkan untuknya kesulitan pada hari kiamat. Barangsiapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menolong seorang hamba selagi hamba tersebut menolong saudaranya.”  (Hadits Arba’in ke-36)

Menumbuhkan Kepedulian Sosial Melalui Zakat, Infaq, dan Sedekah 

Di era modern ini, terdapat banyak sekali sarana atau lembaga yang bisa membantu kita untuk peduli satu sama lain. Dengan cara zakat, infaq, dan sedekah ke orang yang membutuhkan bantuan, atau ke lembaga resmi yang amanah. 

Dengan ketiga amalan tersebut, umat islam diajak untuk tidak membiarkan harta hanya berputar di kalangan orang-orang yang mampu saja. Tapi bisa membantu kebutuhan kaum fakir miskin, pendidikan anak yatim, atau keluarga dhuafa yang membutuhkan bantuan.

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?