Jumat Berkah di Bulan Safar: Amalan Istimewa yang Jangan Sampai Dilewatkan

Bulan Safar sering kali dikaitkan dengan berbagai mitos di tengah masyarakat. Ada yang menganggap bulan ini membawa kesialan, sehingga sebagian orang merasa khawatir untuk memulai usaha, menikah, atau melakukan perjalanan. Padahal, anggapan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.

Di sisi lain, ketika hari Jumat bertepatan dengan bulan Safar, sebagian umat Islam bertanya-tanya, apakah ada keistimewaan khusus pada Jumat di bulan Safar? Jawabannya, keutamaan hari Jumat tetap sama di bulan apa pun, termasuk ketika berada di bulan Safar. Yang membedakan adalah bagaimana kita memanfaatkan dua momen mulia tersebut untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lantas, amalan apa saja yang dapat dilakukan pada Jumat Berkah di bulan Safar?

Memahami Bulan Safar dalam Islam

Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharram. Sebelum Islam datang, masyarakat Arab Jahiliah meyakini bahwa bulan Safar adalah bulan sial yang identik dengan musibah dan kesulitan.

Rasulullah ﷺ kemudian meluruskan keyakinan tersebut. Beliau bersabda:

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

“Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya (tanpa izin Allah), tidak ada kesialan karena pertanda burung, tidak ada keyakinan tentang burung hantu sebagai pertanda buruk, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar.”

(HR. Al-Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis ini menjadi penegasan bahwa seorang Muslim tidak boleh mempercayai mitos yang menganggap Safar sebagai bulan pembawa sial. Segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.

Keutamaan Hari Jumat

Hari Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam satu pekan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat.”

(HR. Muslim No. 854)

Pada hari Jumat, terdapat banyak keutamaan, di antaranya:

  • Nabi Adam AS diciptakan.
  • Nabi Adam AS dimasukkan ke surga.
  • Nabi Adam AS diturunkan ke bumi.
  • Hari kiamat akan terjadi pada hari Jumat.

Selain itu, terdapat satu waktu mustajab di hari Jumat di mana doa seorang Muslim yang dipanjatkan kepada Allah akan dikabulkan selama tidak meminta sesuatu yang haram.

Karena itu, setiap Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah pada hari Jumat tanpa memandang bulan apa pun.

Apakah Jumat di Bulan Safar Memiliki Keutamaan Khusus?

Hingga saat ini tidak terdapat dalil sahih yang menyebutkan bahwa Jumat di bulan Safar memiliki keutamaan khusus dibanding Jumat pada bulan lainnya.

Artinya, kita tidak dianjurkan melakukan amalan tertentu yang diyakini hanya berlaku pada Jumat terakhir bulan Safar atau Jumat di bulan Safar secara khusus apabila tidak memiliki landasan dari Al-Qur’an maupun hadis sahih.

Namun demikian, bukan berarti kita melewatkan kesempatan beribadah. Justru karena hari Jumat adalah hari yang mulia, kita dianjurkan memperbanyak amal saleh sebagaimana tuntunan Rasulullah ﷺ.

Amalan Istimewa yang Dianjurkan pada Hari Jumat

1. Memperbanyak Shalawat kepada Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat.”

(HR. Abu Dawud No. 1047, dinilai hasan oleh sejumlah ulama)

Membaca shalawat menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.

2. Membaca Surah Al-Kahfi

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat.”

(HR. Al-Hakim, dinilai sahih oleh Al-Albani)

Membaca Surah Al-Kahfi menjadi amalan rutin yang dianjurkan setiap pekan.

3. Memperbanyak Doa

Hari Jumat memiliki waktu yang mustajab untuk berdoa.

Meskipun para ulama berbeda pendapat mengenai waktu pastinya, banyak yang berpendapat bahwa waktu tersebut berada pada akhir sore setelah salat Asar hingga menjelang Magrib.

Karena itu, manfaatkan waktu tersebut untuk memohon ampunan, kesehatan, keberkahan rezeki, dan kebaikan dunia maupun akhirat.

4. Bersedekah

Sedekah merupakan amalan yang dianjurkan setiap waktu. Ketika dilakukan pada hari Jumat, sedekah menjadi salah satu bentuk kebaikan yang dapat memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Tidak ada ketentuan bahwa sedekah Jumat di bulan Safar memiliki pahala khusus yang berbeda dari Jumat lainnya. Namun, memanfaatkan hari mulia untuk berbagi merupakan kebiasaan yang baik.

5. Datang Lebih Awal ke Masjid

Bagi laki-laki yang diwajibkan melaksanakan salat Jumat, datang lebih awal ke masjid memiliki keutamaan tersendiri sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis.

Selain mendapatkan pahala, datang lebih awal memberi kesempatan untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa.

Baca Juga: Doa dan Amalan Yang Bisa Dilakukan

Hindari Amalan yang Tidak Memiliki Dasar

Di beberapa daerah masih ditemukan tradisi yang menganggap Jumat terakhir bulan Safar sebagai hari yang harus diisi dengan ritual tertentu untuk menolak bala.

Perlu dipahami bahwa tidak ada hadis sahih yang menetapkan adanya salat khusus, doa khusus, atau ritual tertentu pada Jumat terakhir bulan Safar sebagai penolak musibah.

Islam mengajarkan bahwa perlindungan dari segala keburukan diperoleh melalui doa, tawakal, zikir, serta menjalankan syariat yang diajarkan Rasulullah ﷺ, bukan melalui keyakinan yang tidak memiliki dasar.

Jadikan Jumat di Bulan Safar sebagai Momentum Memperbaiki Diri

Daripada sibuk memikirkan mitos yang tidak jelas sumbernya, lebih baik menjadikan Jumat di bulan Safar sebagai kesempatan untuk:

  • Memperbaiki kualitas salat.
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an.
  • Menjalin silaturahmi.
  • Memperbanyak istighfar.
  • Menebarkan sedekah kepada yang membutuhkan.
  • Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah ﷺ.

Amalan-amalan tersebut memiliki dasar yang kuat dalam syariat dan dapat dilakukan kapan saja.

umat Berkah di bulan Safar bukanlah hari yang memiliki ritual khusus atau keutamaan yang berbeda dari Jumat lainnya. Yang istimewa adalah hari Jumat itu sendiri, karena merupakan hari terbaik dalam satu pekan menurut ajaran Islam.

Sebagai Muslim, kita hendaknya meninggalkan berbagai mitos tentang bulan Safar dan menggantinya dengan semangat memperbanyak amal saleh. Perbanyak doa, shalawat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan ibadah lainnya sebagai bekal menuju ridha Allah SWT.

Semoga setiap hari Jumat menjadi momentum bagi kita untuk semakin dekat kepada Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Wallahu a’lam bish-shawab.


Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?