Santri Sumatra Bersinar di IBS Nasional 2026, Borong Prestasi dan Ukir Kisah Inspiratif di Bulukumba

Bulukumba, Sulawesi Selatan – Gema takbir dan rasa syukur mengiringi langkah kontingen Sumatra dalam ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tampil penuh percaya diri, para santri utusan Sumatra berhasil membuktikan kualitas dan daya saingnya di tingkat nasional dengan membawa pulang sederet trofi kemenangan, uang pembinaan, serta bingkisan penghargaan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat syiar Islam, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kompetensi akademik santri Sumatra mampu bersaing secara sehat di panggung nasional. Dominasi kontingen Sumatra tampak jelas di berbagai cabang lomba, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan, seni Islami, hingga wawasan keislaman.

Deretan “Santri Bintang Sumatra” Peraih Prestasi

Dalam kategori Al-Qur’an dan Seni Islam, santri putri Sumatra tampil memukau. Mayang Hindia Putri sukses meraih Juara 1 Murottal Akhwat dengan lantunan ayat suci yang syahdu dan penuh penghayatan. Sementara itu, Fatimah Azzahra mencatat prestasi luar biasa dengan memborong dua gelar sekaligus, yakni Juara 2 Hifdzul Qur’an 5 Juz dan Juara 3 Hifdzul Qur’an 10 Juz.

Di cabang seni rupa Islami, Aisya Mutmainnah berhasil menyabet Juara 1 Kaligrafi Hiasan Mushaf Akhwat, berkat ketelitian, kreativitas, dan penguasaan teknik yang memikat dewan juri.

Pada kategori Seni Suara dan Orasi, prestasi kontingen Sumatra semakin lengkap. Saidul Qolbi meraih Juara 1 Nasyid Ikhwan, sementara Emira Adiba tampil gemilang dengan menyabet Juara 1 Storytelling Akhwat, disusul Fadli Irwansyah Putra sebagai Juara 3 Storytelling Ikhwan. Adapun cabang Syarhil Qur’an Ikhwan, kolaborasi apik antara Saidul Qolbi, Tijan Darori, dan Fadli Irwansyah Putra berhasil mengantarkan Sumatra meraih Juara 2.

Tak hanya unggul di seni dan tilawah, kontingen Sumatra juga menunjukkan kekuatan intelektual dengan meraih Juara 2 Tsaqofah Islamiyah Akhwat, menegaskan kedalaman wawasan keislaman para santri.

Di Balik Prestasi, Ada Perjuangan dan Air Mata

Di balik gemerlap piala dan sorak sorai kemenangan, tersimpan kisah perjuangan yang sarat makna. Mayang Hindia Putri mengenang momen menegangkan saat jadwal lomba Tsaqofah Islamiyah dan Murottal bertabrakan. Kepanikan sempat melanda karena ia hampir kehilangan kesempatan mengikuti lomba Murottal.

“Kami panik dan hampir tidak bisa ikut Murottal. Tapi karena tekad dan rasa ‘sudah jauh-jauh ke Bulukumba’, akhirnya setelah huru-hara itu kami bisa tetap tampil,” tuturnya.

Tak disangka, dari situasi nyaris gagal tersebut, Mayang justru diumumkan sebagai Juara 1. Ia mengaku kemenangan tersebut menjadi pelajaran berharga tentang disiplin waktu, kesabaran, dan pentingnya doa orang tua serta dukungan para pembimbing dan relawan Pasukan Amal Sholeh (PASKAS).

Kisah serupa dialami Aisya Mutmainnah. Akibat perubahan jadwal dan informasi yang terlewat, ia mengira lomba kaligrafi akan digelar keesokan harinya. Saat mengetahui lomba berlangsung hari itu, kepanikan tak terelakkan.

“Saya merasa sangat tidak siap dan gelisah,” ungkapnya.

Namun berkat dukungan moral dari teman, pendamping, dan relawan, Aisya mampu bangkit, tampil maksimal, dan akhirnya meraih Juara 1 Kaligrafi Hiasan Mushaf Akhwat.

Santri Terbaik Bangka Belitung Tunjukkan Kualitas

Prestasi gemilang ini merupakan hasil kerja keras 10 santri terbaik dari pondok pesantren di Bangka Belitung, yakni:

  • PP Al Islam Bangka Belitung: Mayang Hindia Putri, Emira Adiba, Aisya Mutmainnah, Meisya Lutfia Warman, Tijan Darori, Fadli Irwansyah Putra, Saidul Qolbi
  • PP Darut Tahfidz Bangka Belitung: Fatimah Azzahra, Muhammad Thariq Jamil, Rusdi Anshori

Capaian ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh santri di Sumatra untuk terus mencintai Al-Qur’an, mengasah potensi diri, dan mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional, demi kemuliaan umat dan bangsa.

Bagikan Post ini
Buka WhatsApp
1
Butuh bantuan?
Nispi
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 👋
Apa ada yang bisa kami bantu?